Kulit Asli:
- Kualitas Lebih Tahan Lama
Kulit asli itu cenderung lebih tahan lama dibanding kulit imitasi
- Permukaan atas kulit bertekstur pori-pori yang tidak beraturan
Dilihat dari bagian permukaan atas kulit memang tidak jauh berbeda dengan kulit imitasi. Tapi jika perhatikan lebih jelas akan terlihat jika pori2 kulit asli lebih tidak beraturan, karena bahan kulit asli tergolong bahan yang bersifat natural
- Permukaan bawah kulit berserabut
Kalau membeli bahan dari kulit asli, bagian bawahnya kulit terlihat berserabut seperti bulu2 halus
- Bau kulit asli lebih mencolok
Kulit yang asli memiliki bau yang mencolok jika kita menciumnya dari dekat, bau ini tidak mungkin ada di kulit imitasi.
- Harga kulit asli cenderung lebih mahal
Karena kulit adalah barang natural, harga kulit cenderung lebih tinggi jika di bandingkan dengan kulit Imitasi
Kulit Sintetis / Imitasi:
- Tidak tahan lama dan mudah rusak
Kulit imitasi sangat rentan rusak
- Permukaan atas kulit bertekstur pori-pori yang beraturan karena di cetak mesin
Kulit imitasi memiliki pori2 yg sangat mulus dan rapih karena tercetak oleh mesin
- Permukaan bawah kulit imitasi adalah kain
tidak seperti kulit asli, bagian bawah dari kulit imitasi adalah kain
- Bau kulit imitasi tidak mencolok, hanya berbau plastik
Kulit imitasi tidak bisa meniru bau dari kulit asli, kulit imitasi hanya memiliki bau plastik,kadang tidak ada baunya juga
- Harga kulit imitasi cenderung murah
Karena terbuat dari plastik dari kain, tentu saja kulit imitasi memiliki harga yg relatif murah jika di bandingkan dengan kulit asli
Tidak ada komentar:
Posting Komentar