Kamis, 26 November 2015

Women Shoes

Aneka Sepatu Wanita Kantor & Casual
Rp 120.000,-
Size: 36 - 40






Men Sandal


Selop Pria
Rp.120.000,-
Size: 38 - 43

Sandal Pria Selop
Rp.100.000,-
Size: 38 - 43

Sandal Pria Japit
Rp.100.000,-
Size: 38 - 43

Men Shoes

Sepatu Kantor 1 (Sol Kotak)
Rp. 160.000,-
Size : 38-43

Sepatu Kantor 2 (Sol Lancip)
Rp. 160.000,-
Size : 38-43

Sepatu Casual 1 
Rp. 150.000,-
Size : 38-43

Sepatu Casual 2 
Rp. 150.000,-
Size : 38-43

Menerima pemesanan baik grosir atau satuan.
Warna kulit dan jenis sol bisa disesuaikan

Tips Merawat Sepatu Kulit

Sepatu adalah salah satu bagian dari fashion yang tidak akan luput dari perhatian orang. Letaknya boleh saja di bagian paling bawah tubuh anda akan tetapi sepat juga mempunyai peran yang sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk bekerja, jalan-jalan ataupun melakukan kegiatan lainnya. Terlebih jika pemakaian yang terlalu sering akan membuat kondisi sepatu semakin cepat rusak, dekil dan terkadang mengeluarkan aroma tidak sedap.
Berikut beberapa tips sederhana yang akan membuat sepatu kulit anda akan lebih terawat: 

  • Simpan sepatu di tempat yang kering dan tidak lembab. Tempatkan sepatu di rak yang terbuka agak tidak lembab dan berjamur. Hindari menjemur sepatu di bawah terik matahari langsung. 
  • Membersihkan permukaan sepatu secara rutin. Sebaiknya bersihkan permukaan sepatu dengan kain lembut yang kering dan jangan menggunakan air. Untuk sepatu dari bahan suede, misalnya leather cleaner buatan colotite. Setelah dibersihkan cukup diangin-anginkan saja dan biarkan sepatu dalam beberapa menit agar benar2 kering.
  • Gunakan ganjalan dalam sepat untuk menjaga bentuk, anda dapat membeli di toko sepatu atau supermarket, jika tidak punya anda bisa menggunakan kertas koran yang diremas2 atau kertas karton yang dipotong menyerupai bentuk sepatu
  • Bersihkan dan keringkan kaki sebelum memakai sepatu, hal ini untuk mencegah agar sepatu tidak mudah berbau. Terutama jika memakai sepatu dengan kondisi kaki yang sedang basah, hal ini dapat menyebabkan bakteri berkembang dan akhirnya sepatu anda menjadi berbau tidak sedap
  • Gunakan foot spray, sejenis obat khusus berupa semprotan pewangi pada bagian dalam sepatu, setelah itu jangan langsung dipakai, biarkan kering dahulu.
Semoga bisa membantu dalam merawat sepatu anda agar lebih tahan lama.


Tips membedakan kulit asli dengan imitasi


Tidak sedikit orang yang salah dan tertipu dalam membeli produk dengan bahan kulit seperti tas, dompet, sepatu maupun jaket. Berharap kulit asli namun imitasi yang didapat. Sebenarnya banyak cara untuk membedakannya. Berikut adalah cara mudah membedakan kulit asli dan imitasi yang dapat kamu praktekan langsung saat akan membeli :

1. Jangan terkecoh dengan harga.
Banyak dari kita menganggap kulit asli memiliki harga lebih mahal daripada kulit sintetis atau imitasi. Namun ini tidak sepenuhnya benar. Kenyataannya banyak kita jumpai kalo product kulit sintetis lebih mahal dibanding kulit asli. Terlepas dari merk product yang dijual tas branded ataupun bukan. 

2. Dengan cara meraba
Kulit asli mempunyai permukaan yang kurang rata dan halus. Ini dikarenakan adanya pori pori kulit. Sedangkan pada kulit sintetis terasa halus, rata dan agak licin. Tipe kulit asli yang paling halus adalah chrom dan kulit domba. Namun tetap saja tidak sehalus dan selicin sintetis.3. Mencium aromanyaKulit asli tentu saja mempunyai aroma khas kulit yang lebih mencolok. Sedangkan kulit sintetis mempunyai bau kimia. 

4. Dengan cara ditekuk.
Tekuk permukaan kulit horizontal dan vertikal sehingga membentuk tanda tambah. Jika bekas tekukan sangat jelas, sudah pasti itu kulit sintetis. Namun jika samar atau tidak berbekas atau malah berubah warna tapi bisa kembali ke aslinya. Jelas sekali itu adalah kulit asli.

5. Permukaan kulit
Ini yang paling mudah. 
Pada kulit asli tentu saja belakangnya berserabut menyerupai bulu binatang atau serabut. Dan bila ditarik tidak mudah putus. Sedangkan pada sintetis atau kulit imitasi, permukaan belakang biasanya seperti kain atau terdapat benang-benang pelapis.





6. Dibakar.
Ini adalah cara yang paling pasti dan sedikit extrem. Cobalah bakar pemukaan belakang kulit ( ingat bagian belakang ). Pada kulit asli permukaan tidak mudah terbakar, jika cukup lama maka akan terbakar menjadi abu. Sedangkan imitasi akan menjadi seperti plastik meleleh dan tercium aroma pekat kimia.

Semoga cara tersebut dapat membantu

Perbedaan Kulit Asli dengan Imitasi

Kulit Asli:

  • Kualitas Lebih Tahan Lama
    Kulit asli itu cenderung lebih tahan lama dibanding kulit imitasi
  • Permukaan atas kulit bertekstur pori-pori yang tidak beraturan
    Dilihat dari bagian permukaan atas kulit memang tidak jauh berbeda dengan kulit imitasi. Tapi jika perhatikan lebih jelas akan terlihat jika pori2 kulit asli lebih tidak beraturan, karena bahan kulit asli tergolong bahan yang bersifat natural
  • Permukaan bawah kulit berserabut
    Kalau membeli bahan dari kulit asli, bagian bawahnya kulit terlihat berserabut seperti bulu2 halus
  • Bau kulit asli lebih mencolok
    Kulit yang asli memiliki bau yang mencolok jika kita menciumnya dari dekat, bau ini tidak mungkin ada di kulit imitasi.
  • Harga kulit asli cenderung lebih mahal
    Karena kulit adalah barang natural, harga kulit cenderung lebih tinggi jika di bandingkan dengan kulit Imitasi

Kulit Sintetis / Imitasi:

  • Tidak tahan lama dan mudah rusak
    Kulit imitasi sangat rentan rusak
  • Permukaan atas kulit bertekstur pori-pori yang beraturan karena di cetak mesin
    Kulit imitasi memiliki pori2 yg sangat mulus dan rapih karena tercetak oleh mesin
  • Permukaan bawah kulit imitasi adalah kain
    tidak seperti kulit asli, bagian bawah dari kulit imitasi adalah kain
  • Bau kulit imitasi tidak mencolok, hanya berbau plastik
    Kulit imitasi tidak bisa meniru bau dari kulit asli, kulit imitasi hanya memiliki bau plastik,kadang tidak ada baunya juga
  • Harga kulit imitasi cenderung murah
    Karena terbuat dari plastik dari kain, tentu saja kulit imitasi memiliki harga yg relatif murah jika di bandingkan dengan kulit asli